300x250 AD TOP

Total Pageviews

Labels

About us

Find Us On Facebook

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me

Subscribe

Get Some Cool Stuff
in your inbox

Followers

Blog Archive

Cari Blog Ini

Memuat...

Popular Posts

Video Of Day

Senin, 24 September 2012

Tagged under:

EUBACTERIA & ARCHAEBACTERIA


I. Eubacteria = Bacteri

1.Karakteristik Bacteri :- Eubacteria (Latin) : eu = sejati; bacteria = bacteri.
- Bacteri (Yunani) : bacterion = batang kecil / Baktnpiav = potongan kecil
- Ditemukan oleh :
1. Anthony van Leeuwenhoek (1684)
2. CG. Ehrenberg ( 1828)
- Ilmu yang mempelajari Bacteri disebut Bakteriologi- Bacteri bersifat prokaryotik ( tidak memiliki membran inti)- Bersama Archaebacteria dimasukkan dalam kingdom Monera
- Tidak mempunyai organel sel :a. mitokondriab. retikulum endoplasmac. badan golgi dand. lisosom

2. Sifat / ciri-ciri bakteri :
- Ukuran tubuh : variatif antara 1 – 5 mikron (μm)
- Diameter 0,12 panjang ± 100-an μm
- Rata-rata berukuran :
- Lebar : 0,5 – 2 μm
- Panjang : 2 – 5 μm
- Ada yang berukuran besar dan dapat dilihat dengan mata telanjang (1985), mis :
1. Thiomargarita = 200 μm
2. Epulopiscium fishelsoni = 500 χ 40 μm
- habitat : kosmopolit, di air, tanah , udara, organisme lain
- Alat gerak : flagel / cambuk
- Memiliki dinding sel dan dapat membentuk kapsul
- Jika kondisi buruk dapat membentuk spora


3. Struktur tubuh bakteri
Tubuh tdd :
1. Dinding sel : - tersusun atas peptidoglikan ( gabungan protein dan polisakarida) dan mukopolisakharida
- fungsi : memberi bentuk tubuh dan pelindung bakteri
2. Membran plasma : tersusun atas fosfolipid dan lipoprotein. Fungsi : sebagai alat transpor elektron dan proton, hasil proses oksidasi bahan makanan dan sebagai pintu gerbang lalu lintas zat keluar masuk sel
3. Sitoplasma : cairan sel, berisi air, protein, karbohidrat, kromatofor dan ion anorganik
4. Ribosom : untuk sintesis protein
5. DNA : materi genetik, berupa rantai tunggal melingkar disebut nukleoid atau berupa plasmid
6. Granula penyimpanan : u menyimpan cadangan makanan
7. Flagellum : alat gerak
8. Kapsul / lapisan lendir : tersusun atas polisakarida, u melekatkan diri pada suatu permukaan
9. Pilus / fimbria : lebih kecil dari flagellum. Fungsi u reproduksi, penghubung pada saat terjadi konjugasi
10. Klorosom : mengandung pigmen klorofil, u fotosintesis
11. Endospora : spora (jika kondisi buruk)



4. Bentuk tubuh bakteri
Tdd :
Coccus (kokus) : bentuk bulat
Tba :
a. monococcus
b. diplococcus
c. streptococcus
d. staphylococcus
e. sarcina
2. Bacillus (basil) :
Tba :
a. monobacillus
b. diplobacillus
c. streptobacillus

3. Spirillum (spiril ) :
a. vibrio
b. spirochaeta
c. spiral


5. Alat gerak bakteri
Tdd :
1. Atrik : tidak memiliki flagel
2. Monotrik : memiliki satu flagel
3. Amfitrik : memiliki dua gerombol flagel pada kedua sisi tubuhnya
4. Lopotrik : memiliki satu gerombol flagel pada salah satu sisi tubuhnya
5. Peritrik : memiliki flagel pada seluruh permukaan tubuhnya

6. Cara hidup
Bakteri dibedakan atas :
a. Bakteri autrotrof : bakteri yang membuat makanannya sendiri. Auto = diri; trophos = memakan
Tba :
- Fotoautrotrof : energi yang digunakan berasal dari cahaya matahari
- Kemoautrotrof : energi yang digunakan berasal dari energi kimia


7. Pernafasan bakteri
Tba :
- Respirasi aerob : bakteri yang memerlukan O2 bebas dalam hidupnya

- Respirasi anaerob : bakteri yang tidak memerlukan O2 bebas dalam hidupnya
Tdd :a. bakteri obligat aerob : bakteri yang mutlak memerlukan O2 bebas
b. bakteri obligat anaerob : bakteri yang mutlak tidak memerlukan O2 bebas
c. Bakteri fakultatif : bakteri yang dapat hidup dengan atau tanpa O2

8. Reproduksi bakteri
Tdd :
- Aseksual / vegetatif : membelah diri / pembelahan biner
- Seksual / generatif :
tdd : - konjugasi
- transformasi
- transduksi

9. Peranan bakteri:
a. Bakteri yang merugikan manusia,
i. Patogen : bersifat parasit dan dapat menimbulkan penyakit
1. Clamydia trachomatis :Mata
2. Neisseria gonorrhoe : Raja singa (kelamin)
3. Diplococcus neumoniae :Pneumonia (radang paru-paru)
4. Clostridium tetani : tetanus
5. Mycobacterium tuberculosis : TBC
6. Mycobacterium leprae : lepra / kusta
7. Pasteurella pestis : pes / sampar
8. Salmonella typhosa : tifus
9. Shigella dysentriae : disentri
10. Treponema pallidum : sifilis (kelamin)
11. Vibrio cholerae : kolera
12. Streptococcus mutans : gigi berlubang
13. Staphylococcus aureus : radang paru-paru
14. Propionibacterium acnes : jerawat
15. Coxiella burneti : demam
16. Clostridium perfringens : kejang-kejang (kematian)
17. Clostridium botulinum : kejang-kejang (kematian)


ii. Parasit pada tumbuhan :
- Xanthomonas citri : kanker pada pohon jeruk- Pseudomonas solanacearum : penyakit pada tomat, lombok, terung dan tembakau Agrobacterium tumafaciens : tumor pada tumbuhan kopi- Erwinia tracheiphila : busuk daun labu

iii. Parasit pada ternak:
- Bacillus anthracis : antraks pada ternak- Actinomyces bovis : bengkak rahang pada sapi

iv. Bakteri perusak bahan pangan :
Clostridium botulinum : merusak makanan kaleng
Leuconostoc mesentroides : penghasil lendir pada nasi basi
Pseudomonas cocovenenans : penghasil racun asam bongkrek


B. Bakteri Yang Menguntungkan :
@. Bakteri pembusuk :
- Escherria coli : membantu pembusukkan sisa makanan pada usus dan membantu pembentukkan vitamin K
@. Di Bidang Pertanian
1. Bakteri nitrogen : bakteri yang mengikat N2 (nitrogen ) bebas diudara.
- Azotobacter
- Clostridium pasteurianum
- Rhodospirillum rubrum
- Rhizobium leguminosorum
2. Bakteri nitrifikasi / kemoautrotrof
a. Nitrosomonas
b. Nitrosococcus
c. Nitrobacter
d. Gallionella
e. Hydrogenobacter

@. Di bidang kesehatan
1. Streptomyces griseus : streptomisin
2. S. Aureofasien : aureomisin
3. S. Venezuele : kloromisin /klorafenikol
4. S. Rimosus : tetrasiklin
5. Bacillus polymyxa : polimiksin

@. Penghasil Asam dan Industri
- Acetobacter : asam cuka
- Propionibacterium acues : asam propionat
- Clostridium butiricum : asam butirat
- Clostridium acetobutylicum : aseton dan butanol
- Methanobacterium : metanol
- Lactobacillus bulgaricus : yoghurt
- L. casei : keju
- Acetobacter xylinum : nata de coco
- Lactobacillus casei : keju dan yoghurt
- Streptococcus lactis
- S. cremoris : keju dan mentega-
- S. thermophillus : yoghurt

10. Klasifikasi Eubacteria (Bakteri)
Tba : 5 phillum, yaitu
1. Proteobacteria
2. Cyanobacteria
3. Spirochaetes
4. Chlamydias
5. Gram-positif

ad.1. proteobacteria :
Ciri-ciri :
- Bersifat autrotrof :
a. fotoautrotrof / fotoheterotrof
b. kemoautrotrof / kemoheterotrof
- Hidup bebas atau bersimbiosis dengan mahluk hidup lain
- Berklorofil (terdapat pada membran sel)
- Disebut bakteri ungu
Contoh species: 1. Chromatin
2. Rhizobium
3. Escherichia coli
4. Salmonella
ad.2. Cyanobacteria :
Ciri-ciri :
- disebut juga ganggang hijau-biru/ganggang lendir
- tidak memiliki alat gerak
- ukuran 1 – 60 μm
- hidup soliter / koloni (benang, lembaran, bola)
- koloni bentuk benang terdiri atas sel akinet, heterokista dan baeosit.
a. Heterokista : sel berdinding tebal dan berfungsi mengikat nitrogen
b. Akinet : sel spora yang berfungsi untuk pertahanan diri
c. Baeosit : sel-sel yang berfungsi untuk fotosintesis
- reproduksi :
A. aseksual : Pembelahan biner, Fragmentasi, Akinet (spora)
B. Seksual : konjugasi
- Habitat : perairan tawar dan laut- Hidup : soliter atau bersimbiosis dengan mahluk hidup lain
- Contoh species :
1. Anabaena ( cyanobacteria hijau-biru)
2. Oscillatoria rubescens (c.merah)
3. Synechococcus lividus
4. Nostoc
5. Anabaena azollae
6. Azolla pinnata
ad.3. spirochetes:
Ciri-ciri :
- sebagian besar penyebab penyakit
- bentuk spiral
- ukuran : 5 – 250 μm
- merupakan bakteri Gram-negatif
- memiliki filamen aksial berupa serabut disepanjang tubuhnya dan berfungsi utuk gerakan berputar
- hidup bebas atau parasit
- contoh spesies :1. Treponema pallidum (sifilis)
2. Leptospira interrogans (leptospirosis)
ad.4. Clamydias :
Ciri-ciri :
- hidup parasit
- ukuran kecil : 0,2 – 1,5 μm
- bentuk tidak beraturan
- dalam siklus hidupnya memiliki dua bentuk , yaitu :
@ elementary bodi = badan dasar
@ initial bodi = badan inisial
Siklus hidup :- Badan dasar → sel inang → badan inisial → tumbuh dan membelah diri → badan dasar → keluar dari sel inang dengan cara lisis
- Contoh spesies : Chlamydia psittaci (penyakit mata, kelamin,paru-paru)

ad.5. Bakteri Gram-Positif :
Merupakan kelompok bakteri yang membentuk endospora jika kondisi lingkungan tidak menguntungkan
Contoh species :
1. Bacillus
2. Clostridium
3. Actinomycetes (menyerupai jamur) :
a. Mycobacterium tuberculosis
B. Streptomyces
4. Mycoplasma : Mycoplasma gallisepticum


Perbedaan Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif
a. Bakteri Gram-Positif : Dinding sel tersusun atas lapisan peptidoglikan (gabungan protein dan polisakharida ) yang tebal. Jika diberi pewarnaan Gram bakteri menjadi warna ungu
Contoh species :
1. Neisseria gonorrhoeae
2. Treponema pallidum
3. Vibrio cholerae
4. Bacillus substilis

b. Bakteri Gram-Negatif : Lapisan peptidoglikan pada dinding sel tipis.
Jika diberi pewarnaan Gram menjadi merah muda /merah
Contoh species :
1. Propionibacteriun acnes
2. Staphylococcus aureus
3. Escherichia coli


II. ARCHAEBACTERIA

Ciri –ciri :
- Archaebacteria berasal dari kata Yunani : archaio = kuno.
- Merupakan bacteri yang hidup pada lingkungan ekstrim / lingkungan awal yang ada di bumi
- Dinding sel bakteri tidak memiliki peptidoglikan, membran selnya mengandung lipid

Archaebacteria tba kelompok:
a. Bakteri Halofilik / Halofil
b. Bakteri Metanogenik / Metanogen
c. Bakteri Thermoasidofilik / Termoasidofil
d. Bakteri Pereduksi Sulfur

1. Bakteri Halofilik / Halofil
- Berasal dari kata : halo = garam; philos = suka
- Merupakan bakteri yang hidup pada lingkungan yang berkadar garam / salinitas tinggi
- Mampu melakukan fotosintesis dengan menggunakan klorofil bacteriorhadopsin = ungu
- Contoh species :Halobacterium sp

2. Bakteri Metanogenik / Metanogen :
- Bersifat anaerobik dan kemosintetik
- Habitat : rawa / lingkungan yang berkadar oksigen sangat rendah
- Memperoleh makanan dengan jalan membusukkan sisa-sisa tumbuhan mati dan menghasilkan gas metana (CH4)
- Membantu proses fermentasi selulosa pada pencernaan hewan ruminansia
- Bakteri yang hidup dilaut memperoleh makanan dari bahan organik yang jatuh ke laut
- Tumbuh dan berkembang dengan baik pada suhu 98⁰C dan tidak mampu bertahan hidup di bawah suhu 84⁰C
- Contoh species : Methanococcus sp

3. Bakteri Themoasidofilik / Thermoasidofil
- Habitat : lingkungan ekstrim yang panas dan asam, seperti kawah vulkanik, lubang vulkanik gunung berapi, mata air bersulful di Yellow Stone AS
- Hidup pada kondisi optimal : 60 – 80 ⁰C dengan pH 2 – 4
- Contoh species : Thermoplasma

4. Bakteri Pereduksi Sulfur
- Merupakan bakteri yang memanfaatkan hidrogen dan sulfur anorganik sebagai sumber energinya
- Reaksinya :
H₂ + S → H₂S
₆H₂S + 3O₂ → ₆S + ₆H₂O

- contoh species : Sulfolobus sp


Perbedaan Eubacteria dan Archaebacteria :
1. Eubacteria :
a. Dinding sel : Peptidoglikan
b. Lipid pada membran sel : Rantai C tidak bercabang
c. Sensitivitas terhadap antibiotik : Sensitif
d. Enzim ARN polimerase : Strukturnya kecil sederhana
e. Sekuen ARN : Khas bakteri


2. Archaebacteria :
a. Dinding sel : Lipopolisakharida
b. Lipid pada membran sel : Rantai C bercabang
c. Sensitivitas terhadap antibiotik :Tidak sensitif
d. Enzim ARN polimerase : Strukturnya kompleks mirip eukaryotik
e. Sekuen ARN : Mirip eukaryotik




It’s oke !

                                         

0 komentar:

Poskan Komentar