Rabu, 19 September 2012

Pokok Permasalahan Ekonomi

POKOK PERMASALAHAN EKONOMI

Upaya untuk memecahkan masalah ekonomi telah dilakukan sejak dahulu kala. Keterbatasan dalam proses pemenuhan kebutuhan membuat manusia selalu memikirkan bagaimana meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan dengan cara yang seefesien mungkin. Teori demi teori mulai muncul untuk mencoba mengidentifikasi masalah ekonomi yang sebenarnya dihadapi manusia di seluruh muka bumi ini. Secara umum, terdapat dua buah teori umum yang mencoba menjelaskan permasalahan yang ada dalam ekonomi yaitu pokok masalah ekonomi secara klasik dan modern.
  • Pokok Masalah Ekonomi Klasik
Pokok masalah ekonomi klasik merupakan bahasan teori ekonomi klasik. Teori ini berdasarkan pemikiran Adam Smith, David Ricardo, dan John Stuart Mill yang mendominasi pemikiran ekonomi sampai tahun 1870-an. Teori ekonomi klasik melihat pentingnya masalah ekonomi sebagai kesatuan dari proses produksi, distribusi, dan konsumsi untuk kesejahteraan.
Masalah pokok ekonomi klasik adalah masalah ekonomi yang dilihat dari sudut pandang sederhana. Pada dasarnya pemikiran ini bertujuan pada satu hal yaitu kemakmuran. Pemecahan masalah ini adalah dengan melakukan apapun yang dianggap perlu agar kemakmuran tersebut dapat dicapai. Dimana kemakmuran adalah situasi dimana semua barang dan jasa yang dibutuhkan manusia telah tersedia. Permasalahan ekonomi klasik dapat digolongkan menjadi tiga macam yaitu :
  1. Masalah Produksi : permasalahan bagaimana memproduksi semua benda (barang & jasa) yang dibutuhkan oleh orang banyak. Dasar pemikirannya adalah melakukan produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum.
  2. Masalah Distribusi : permasalahan bagaimana supaya benda – benda tersebut bisa sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan. System distribusi klasik adalah melalui transaksi langsung antara produsen dan konsumen, atau melalui transaksi yang dilakukan dipasar. Pasar yang dimaksud disini adalah pasar nyata yaitu tempat bertemunya penjual dan pembeli.
  3. Masalah konsumsi : menyangkut permasalahan apakah benda pemuas kebutuhan yang diproduksi memang benda yang dapat dimiliki oleh konsumen. Barang yang diproduksi haruslah merupakan barang yang tepat yaitu barang yang dibutuhkan, diinginkan, dan mampu dibeli oleh konsumen.
  • Pokok Masalah Ekonomi Modern
Pokok masalah ekonomi modern terangkum dalam 2 kata kunci yaitu kelangkaan dan pilihan. Yang pertama menjadi penyebab yang kedua sehingga muncul empat pertanyaan mendasar tentang what, how, who, for whom. Keempat masalah fundamental perekonomian yang dihadapi setiap masyarakat di era modern :
  1. Apa (What) : barang dan jasa apa saja yang akan diproduksi dan dalam jumlah berapa, harus ditentukan. Diantara sekian banyak barang dan jasa, manakah yang harus dipilih untuk diproduksi? Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, namum juga untuk menghasilkan keuntungan maksimum.
  2. Bagaimana (How) : dengan cara bagaimana proses produksi akan dilakukan? Maksudnya adalah siapa yang akan melaksanakan, menggunakan sumber daya apa saja, dengan teknologi apa barang-barang tersebut dihasilkan, seberapa besar skala produksinya? Ini merupakan permasalahan yang penting dalam perekonomian modern, karena dalam jaman modern terdapat banyak sekali kemungkinan cara dan proses produksi barang.
  3. Siapa Pelaku Produksi (Who) : di zaman modern, banyak pihak yang bisa melakukan produksi. Pihak itu bisa pemerintah, swasta, atau koperasi. Inilah salah satu ciri modernisasi yaitu spesialisasi.
  4. Untuk siapa (for whom) : untuk siapakah barang dan jasa yang dihasilkan itu? Siapa yang harus menikmati dan memperoleh manfaat dari barang dan jasa tersebut?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar