Jumat, 02 Agustus 2013

Jurnal Penutup dan Neraca Saldo setelah Penutupan

Apa itu Neraca Saldo setelah penutupan?
Neraca Saldo setelah penutupan adalah neraca saldo yang disusun setelah akun nominal atau akun sementara ditutup atau di-nol-kan saldonya dengan cara membuat jurnal penutup.
Jadi Neraca Saldo setelah penutupan berisi akun-akun riil saja, (harta, utang dan modal). Yang berguna untuk memeriksa keseimbangan jumlah saldo debet dengan kredit akunakun buku besar setelah dilakukan penutupan. Neraca Saldo setelah penutupan ini juga diperlukan sebelum proses akuntansi periode berikutnya.
Untuk diingat!
 Isi Neraca Saldo setelah penutupan adalah akun riil, yaitu akun yang saldonya
terbawa dari periode ke periode akuntansi berikutnya.
Mengapa akun nominal (pendapatan dan beban) tidak dimasukkan ke dalam Neraca Saldo setelah penutupan? Akun tersebut tidak dicatat karena sebelumnya saldonya telah di-nol-kan (ditutup) dengan bantuan jurnal penutup yang telah dikerjakan. Contoh berikut dapat Anda pelajari sesuai siklus akuntansi yang harus dikerjakan. Pada perusahaan jasa “Ryan Service” mulai dari Buku Besar, Kertas Kerja, Jurnal Penyesuaian, Jurnal Penutup dan Neraca Saldo Setelah Penutupan.
Perhatikan data berikut ini!
Bila jurnal penutup tersebut diposting ke dalam buku besar, maka dapat diketahui adanya buku besar yang bersaldo dan sebagian lagi saldonya sudah nol (tidak bersaldo).
Setelah diposting ke buku besar jurnal penutup, maka kembali disusun neraca saldonya, yang disebut dengan neraca saldo setelah penutupan. Seperti yang disajikan berikut ini.
Seperti itulah, siklus akuntansi yang harus dilakukan oleh bagian akuntansi di mana kegiatannya selalu berkelanjutan dan tidak pernah berhenti selama perusahaan tersebut masih menjalankan usahanya. Neraca saldo setelah penutupan ini merupakan data awal akuntansi periode berikutnya.
Contoh praktek di atas, rasanya cukup memberikan pemahaman kepada Anda tentang jurnal penutup dan neraca saldo setelah penutupan.
Supaya Anda lebih menguasai materi tersebut diharapkan hendaknya Anda rajin terus berlatih. Bahkan menyenangkan juga bila Anda ingin mencoba mengerjakan praktek akuntansi tersebut mulai dari awal yaitu dari bukti transaksi dianalisis, kemudian dicatat dalam jurnal terus dilanjutkan ke buku besar, dari buku besar disusun saldo sementara ke dalam neraca saldo, begitu seterusnya sampai menyusun laporan keuangan perusahaan. Anda akan merasakan seolah-olah telah bekerja langsung pada sebuah perusahaan secara nyata.

1 komentar: